sang pemecah batu

Ada seorang anak muda, gagah sekali. Kerjaannya sehari – hari adalah memecahkan batu untuk pembangunan. Biasanya batu – batu itu dipukul sekali sudah pecah. Kalau tidak, membutuhkan 2 kali sampai empat kali pukulan baru pecah. Pada suatu hari anak muda yang gagah tersebut menemukan suatu batu. Ketika dipukul satu kali tidak pecah, dipukul 2 kali tidak becah, dipukul tiga kali tidak juga pecah, anak muda itu terus memukuli batu tersebut berkali – kali tapi sampai pukulan ke 499 pun batu tersebut masih utuh. maka anak muda itu mengatakan, ‘wah saya tidak bisa memecahkan batu itu’, kemudian dia berhenti memukulinya. Kemudian tak berapa lama datanglah seorang yang sudah tua sekali. Orang tua ini bilang, ‘anak muda, kenapa engkau berhenti’. ‘Saya tidak bisa memecahkan batu ini’, kata anak muda tersebut’. ‘Bisa’, jawab si kakek. ‘Tidak bisa’, anak muda itu kembali menjawab. ‘Kalau begitu berikan palumu kepadaku’. kata si kakek yang sudah ringkih ini. Akhirnya si kakek memukul batu tersebut. sekali tidak pecah, dua kali tidak pecah, tiga kali tidak pecah, empat kali batu tersebut masih belum pecah, lima kali pukulan batu itu kemudian pecah. Kata anak muda itu, ‘ wahai orang tua, ternyata kau sungguh hebat sekali, kau hanya memerlukan lima kali pukulan untuk memecahkan batu itu, sedangkan saya membutuhkan 499 pukulan tapi batu itu tidak juga pecah. Tidak anak muda, kata si kakek. Hanya kamu yang lelah berusaha. Hanya kamu yang kurang sabar berusaha. Karena batu ini seharusnya titik pecahnya adalah ketika dipukul 504 kali. Kamu telah memukulnya sebanyak 499 kali lalu kamu berhenti. Aku tinggal memukulnya 5 kali lagi.

Kadang hal tersebut terjadi dalam kehidupan sehari-hari, kita berhenti di tengah jalan, padahal seharusnya tinggal sedikit usaha lagi kita bisa mencapai apa yang kita inginkan. teruslah berusaha dan jangan berputus asa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s