KONSOLIDASI TANAH UNTUK PENATAAN TANAH YANG BAIK

Konsolidasi Tanah adalah Kebijakan pertanahan mengenai penataan kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah (P4T) sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah serta usaha penyediaan tanah untuk kepentingan pembangunan dalam rangka untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan pemeliharaan SDA dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Penataan bidang-bidang tanah yang baik dengan tersedianya sarana prasarana dan juga aksesibilitas yang baik akan dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan juga nilai jual dari tanah tersebut. konsolidasi tanah bertujuan untuk menata kembali bidang-bidang tanah yang awalnya tidak teratur, minim sarana untuk kepentingan umum, aksesibilitas yang kurang baik menjadi bidang-bidang tanah yang tertata dengan rapi. pelaksanaan Konsolidasi tidah hanya melibatkan segelintir pihak saja tetapi melibatkan berbagai pihak terkait untuk mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. selai itu juga dibutuhkan pertisipasi dan juga dukungan dari masyarakat sebagai pihak yang mempunyai peran dan pengaruh yang cukup besar. Tugas dari BPN adalah sebagai salah satu pihak yang terkait dalam kegiatan konsolidasi tanah dengan membuat blok plan bidang-bidang tanah dan juga proses legalisasi bidang-bidang tanah tersebut dengan produk yang bernama Sertipikat Tanah
“Salam d5er”

sang pemecah batu

Ada seorang anak muda, gagah sekali. Kerjaannya sehari – hari adalah memecahkan batu untuk pembangunan. Biasanya batu – batu itu dipukul sekali sudah pecah. Kalau tidak, membutuhkan 2 kali sampai empat kali pukulan baru pecah. Pada suatu hari anak muda yang gagah tersebut menemukan suatu batu. Ketika dipukul satu kali tidak pecah, dipukul 2 kali tidak becah, dipukul tiga kali tidak juga pecah, anak muda itu terus memukuli batu tersebut berkali – kali tapi sampai pukulan ke 499 pun batu tersebut masih utuh. maka anak muda itu mengatakan, ‘wah saya tidak bisa memecahkan batu itu’, kemudian dia berhenti memukulinya. Kemudian tak berapa lama datanglah seorang yang sudah tua sekali. Orang tua ini bilang, ‘anak muda, kenapa engkau berhenti’. ‘Saya tidak bisa memecahkan batu ini’, kata anak muda tersebut’. ‘Bisa’, jawab si kakek. ‘Tidak bisa’, anak muda itu kembali menjawab. ‘Kalau begitu berikan palumu kepadaku’. kata si kakek yang sudah ringkih ini. Akhirnya si kakek memukul batu tersebut. sekali tidak pecah, dua kali tidak pecah, tiga kali tidak pecah, empat kali batu tersebut masih belum pecah, lima kali pukulan batu itu kemudian pecah. Kata anak muda itu, ‘ wahai orang tua, ternyata kau sungguh hebat sekali, kau hanya memerlukan lima kali pukulan untuk memecahkan batu itu, sedangkan saya membutuhkan 499 pukulan tapi batu itu tidak juga pecah. Tidak anak muda, kata si kakek. Hanya kamu yang lelah berusaha. Hanya kamu yang kurang sabar berusaha. Karena batu ini seharusnya titik pecahnya adalah ketika dipukul 504 kali. Kamu telah memukulnya sebanyak 499 kali lalu kamu berhenti. Aku tinggal memukulnya 5 kali lagi.

Kadang hal tersebut terjadi dalam kehidupan sehari-hari, kita berhenti di tengah jalan, padahal seharusnya tinggal sedikit usaha lagi kita bisa mencapai apa yang kita inginkan. teruslah berusaha dan jangan berputus asa.

Malaikat Berdoa untuk Orang Ini

Allah SWT berfirman, “Sebenarnya (malaikat-malaikat itu) adalah hamba-hamba
yang dimuliakan, mereka tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka
mengerjakan perintah-perintah-Nya. Allah mengetahui segala sesuatu yang
dihadapan mereka dan yang dibelakang mereka, dan mereka tidak memberikan
syafa’at melainkan kepada orang-orang yang diridhai Allah, dan mereka selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya” (QS Al Anbiyaa’ 26-28)

Jadi siapa yang tak ingin didoakan oleh makhluk Allah yang paling taat ini?
Kalau ingin didoakan para malaikat, lakukanlah amal sholeh berikut ini.

1.. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci. Imam Ibnu Hibban meriwayatkan
dari Abdullah bin Umar ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang
tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya.
Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si
fulan karena tidur dalam keadaan suci’” (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)

2.. Orang yang duduk menunggu shalat. Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra.,
bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia’” (Shahih Muslim no. 469)
Baca lebih lanjut

I’ve learned

Smile when picking up the phone. The caller will hear it in your voice.

Trust in God but lock your car.

I’ve learned that sometimes when I’m angry I have the right to be angry, but that doesn’t give me the right to be cruel.
I’ve learned that no matter how bad your heart is broken, the world doesn’t stop for your grief.
I’ve learned that no matter how much I care, some people just don’t care back.
I’ve learned that no matter how good a person is, they’re going to hurt you every once in a while, and you must forgive them for that.
I’ve learned that talking can ease emotional pains.
I’ve learned that it takes years to build up trust, and only seconds to destroy it.
I’ve learned that true friendship continues to grow, even over the longest distance.
I’ve learned that no matter how thin you slice it, there are always two sides.
I’ve learned that it takes a long time to become the person I want to be.
I’ve learned that it’s a lot easier to react than it is to think.
I’ve learned that you can keep going long after you think you cannot.
I’ve learned that patience takes a lot of practice.
I’ve learned that sometimes the people you expect to kick you when you’re down will be the ones to help you get back up.

-NN-

Mobil LARASITA

Setelah sekian lama penasaran sama bentuk dan wujud dari mobil LARASITA yang selama ini merupakan produk kebanggan dari BPN RI dalam menunjang proses penyertipikatan tanah, akhirnya hari ini saya berkesempatan melihat langsung rupa dan wujud dari mobil LARASITA tersebut pada kantor pertanahan Gianyar Bali , karena mobil LARASITA hanya terdapat pada kantor – kantor pertanahan saja. Ini pertama kalinya saya pergi ke Gianyar, di sepanjang perjalanan terlihat berbagai macam crafting, carving, painting dan berbagai macam kerajinan tangan lainnya serta papan nama villa, resort, spa banyak terlihat di sepanjang jalan, terutama di daerah Ubud.

Sesuai dengan yang dikatakan oleh Bapak SBY bahwa “LARASITA menjangkau yang tidak terjangkau” maka mobil LARASITA layaknya kantor pertanahan yang bergerak tersebut berjalan sampai ke dalam pelosok – pelosok desa untuk menjangkau masyarakat yang tidak terjangkau oleh transportasi masal misalnya, sehingga memudahkan masyarakat dalam pengurusan sertipikat tanpa langsung datang ke kantor pertanahan yang ada di kabupaten.

 

 

 

 

 

 

 

by vie’s🙂

SEBUAH RENUNGAN

Renungan :

Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang menyulam sehelai kain.
Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ia lakukan.
Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain.
Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet.
Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut: “Anakku, lanjutkanlah permainanmu,
sementara ibu menyelesaikan sulaman ini; nanti setelah selesai,
kamu akan ibu panggil dan kududukkan di atas pangkuan ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas.”
“Aku heran, mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih, begitu Semrawut menurut pandanganku.
Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara ibu memanggil, “Anakku, mari kesini, dan duduklah di pangkuan ibu.”

Waktu aku lakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga yang indah,dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah sekali.
Aku hampir tidak percaya melihatnya, karena dari bawah yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet.
Kemudian ibu berkata,”Anakku, dari bawah memang nampak ruwet dan kacau,tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan, sebuah pola, ibu hanya mengikutinya. Sekarang, dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahan dari apa yang ibu lakukan.

Sering selama bertahun-tahun, aku berkhayal melihat ke atas dan bertanya kepada Allah, “Allah,
apa yang Engkau lakukan?” Ia menjawab : “Aku sedang menyulam kehidupanmu.” Dan aku membantah,” Tetapi nampaknya hidup ini ruwet, benang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna yang cerah?
“Kemudian Allah menjawab,” Hambaku, kamu teruskan pekerjaanmu, dan Aku juga menyelesaikan pekerjaanKu dibumi ini. Satu saat nanti Aku akan memanggilmu ke surga dan mendudukkan kamu di pangkuanKu, dan kamu
akan melihat rencanaKu yang indah dari sisiKu.”
Subhanallah…

Beruntunglah orang2 yang mampu menjaring ayat indah Allah dari keruwetan hidup di dunia ini.
Semoga Allah berkenan menumbuhkan kesabaran dan mewariskan kearifan dalam hati hamba-Nya
agar dapat memaknai kejadian2 dalam perjalanan hidupnya, seruwet apapun itu. Aamiin.

Subhanallah, tulisan ini benar-benar membuka pikiran kita bahwa Allah adalah Dzat Yang maha
pengatur segala sesuatu di alam ini. Tulisan ini mengingatkan saya bahwa kendati pun manusia
punya keinginan, tetapi Allah mempunyai keputusan yang tak mungkin dapat kita ubah.
mari kita senantiasa bertawakkal kepada Nya.

RENUNGKAN…

Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2011 Tentang Pelimpahan Kewenangan Pemberian Hak Atas Tanah dan Kegiatan Pendaftaran Tanah Tertentu

Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia

Nomor 1 tahun 2011

Tentang Pelimpahan Kewenangan Pemberian Hak Atas Tanah dan Kegiatan Pendaftaran Tanah Tertentu

Merupakan peraturan baru dari KBPN yang berisi tentang Pelimpahan Kewenangan Pemberian Hak Atas Tanah. Peraturan ini mengatur kewenangan pemberian Hak Atas Tanah dan Kegiatan Pendaftaran Tanah tertentu, baik itu Pemberian hak atas tanah yang menjadi kewenangan kewenangan Kepala Kantor Pertanahan yang meliputi Hak Milik, Hak Guna Bangunan dan juga Hak Pakai. Kewenangan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Naional yang mencakup Hak Milik, Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan dan juga Hak Pakai serta Kewenangan Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia. Peraturan ini merupakan update atau perbaharuan dari Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 tahun 1999 tentang Pelimpahan Kewenangan Pemberian dan Pembatalan Keputusan Pemberian Hak Atas Tanah Negara. Terdapat upadate dan beberapa pembaharuan dalam isinya yang terkait dengan kewenangan pemberian hak atas tanah oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota, Kepala Kanwil BPN, maupun Kepala Badan Pertanahan Republik Indonesia